SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Masyarakat pengguna jalan di Jalan Pramuka, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, berharap petugas penegak Peraturan Daerah (Perda) segera bertindak menertibkan iklan banner yang masa berlakunya sudah habis. Di sepanjang jalan protokol tersebut, nampak iklan banner yang masa berlakunya sampai 11 Agustus 2018 tapi masih dibiarkan.Â
“Ini sudah habis masanya kenapa gak dicopot,” ujar pengguna jalan, Joko Waluyo, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (29/8/2018).
Joko sapaan akrabnya, meminta para pihak terkait untuk membersihkan banner yang ijinnya habis. Perhatian dari masyarakat tersebut, semata-mata bentuk kecintaan pada ketertiban di Bumi Wali.Â
Apabila perhatian masyarakat ini diikuti respon cepat dari penegak Perda, tentu akan terbentuk kepercayaan yang baik. Sebaliknya jika para penegak kerja lelet kinerjanya, tentu masyarakat meragukan kesigapannya.Â
“Semoga banner-banner yang ijinnya habis segera ditertibkan,” pintanya.Â
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto, berterimakasih atas perhatian dari masyarakat pengguna jalan. Informasi tersebut sudah disampaikan ke penyidik, biar di cek ke lapangan lapangan.Â
“Terimakasih infonya, biar di cek ke lapangan dulu,” sambung Heri.Â
Pantauan di Jalan Pramuka Tuban, beberapa iklan banner perumahan yang ijinnya habis cukup banyak. Dalam banner tersebut tertera jelas, bahwa Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PM PTSP dan Naker) hanya memberi izin pemasangan banner sampai 11 Agustus 2018. (aim)