Mahasiswa Unirow Langganan Terpilih Jadi Duta Pemuda Tuban

Mahasiswa Unirow jadi duta pemuda

SuaraBanyuurip.com – Ali Imron

Tuban – Mahfud Hariadi menjadi mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Jawa Timur, kedua yang mengharumkan nama almamaternya menjadi duta pemuda Kabupaten Tuban tahun 2018. Di tahun 2017 lalu, ada Diyah Ayu Fadhilla dari Prodi Komunikasi juga berprestasi menjadi Juara Umum Duta Pemuda Tuban.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan semua pihak, saya terpilih menjadi duta pemuda 2018,” ujar Mahfud Hariadi, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (2/9/2018).

Pemuda yang lahir 17 Desember 1996 di Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang atau sekitar jalur distribusi minyak Blok Cepu ini, menjelaskan, menjadi duta pemuda tentu harus menjadi sosok yang mampu bekerjasama dengan seluruh pemuda di Bumi Wali (sebutan lain Tuban). Sinergi tersebut demi mencari dan membuat solusi terkait masalah bangsa saat ini.

“Pesan saya untuk generasi milenial yaitu bangun persatuan untuk Tuban yang lebih maju dalam hal sosial budaya dan ekonomi,” terang pemuda yang mengawali rekam jejak organisasi di IPNU Desa Kedungsoko tahun 2008.

Mahfud di tahun 2009 juga aktif di PSNU Kedungsoko. Saat berkiprah menjadi mahasiswa, dia juga dipercaya menjadi Ketua Eksekutif Kota LMND Tuban tahun 2014, Sekjend BEM Unirow tahun 2015, dan DPO Eksekutif Wilayah LMND Jatim tahun 2017.

Baca Juga :   Sempat Diancam Warganya, Kepala Desa Ngraho Tetap Lantik Perangkat Desa

Rasa bangga dan syukur disampaikan Rektor Unirow Tuban, Supiana Dian Nurtjahyani. Mahasiswa Unirow yang terpilih jadi duta pemuda, dapat mengangkat citra almamaternya dan citra Kabupaten Tuban. Selain itu, menjadi pemuda pelopor pembangunan di segala bidang.

Beberapa upaya untuk mempertahankan prestasi ini, dengan cara terus meningkatkan kualitas mahasiswa. Baik dalam bidang akademik maupun dalam pengembangan soft skill, sehingga siap menghadapi segala masalah dan tantangan. Sekaligus mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi.

“Selain itu juga membekali mahasiswa dengan pendidikan karakter sehingga menjadi mahasiswa yang cerdas dan berintegritas,” terang dosen biologi itu.

Di ketahui, pembukaan Jambore dan Pemilihan Duta Pemuda Kabupaten Tuban yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) dihadiri 140 perserta dari berbagai organisasi kepemudaan yang berada di Kabupaten Tuban bertempat di Mangrove Center Jenu.

Bupati Tuban, Fathul Huda, berharap, pemuda Tuban harus berwawasan global tidak hanya terpaku pada hal yang mastream. Disamping itu, memiliki jiwa solidaritas dan harus menguasai pemahaman empat pilar kebangsaan sehingga mampu menepis hal yang berbau SARA.

Baca Juga :   Terima Keluhan Pedagang, Wabup Budi Irawanto Kunjungi Pasar Sroyo

“Jambore Pemuda Kabupaten Tuban harus memahami 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI sehingga mampu menepis hal yang berbau SARA,” pinta Bupati petahana Tuban.

Dalam Pemilihan Duta Pemuda, Bupati kelahiran Kecamatan Montong ini, berharap acara ini mampu menjadi wahana bagi persatuan. Sekaligus muncul pemuda kreatif yang berwawasan luas, dan mampu menciptakan suatu hal yang berpotensi di Tuban.

Data yang diperoleh Suara Banyuurip, ada delapan duta pemuda yang terpilih 2018. Tiga duta pemuda putra yaitu, Azis Nur Faizin asal Sanggar Seni Kridohambekso, Rizki Iman asal Karang Taruna Tuban, dan Mahfud Hariadi delegasi Unirow.

Tiga duta pemuda putri, Geisha Dwi asal Stikes NU, Sela Martia Ningsih kuliah di Universitas Trunojoyo Madura dan mewakili PC IPPNU Tuban, dan Susi Rahayu Ningsih delegasi Universitas Sunan Bonang. Sementara dua pemuda lainnya terpilih menjadi duta kehormatan.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *