SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Naas menimpa Sumani (30), warga Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pria bertubuh dempal itu tewas setelah tertimbun tanah longsor ketika sedang menambang galian C secara manual di Desa Tebon, Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Selasa (4/9/2018).
Kepala SeksiTrantib Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Padangan, Edi Prasetyo, menjelaskan kronologis kejadian berawal ketika aktivitas galian pasir darat di Desa Tebon sedang membuat salah satu titik lokasi penambangan tiba-tiba longsor dan menimpa korban.Â
Awalnya, Sumani dan rekannya Saridi (25), menambang di areal perbukitan. Namun, tiba-tiba tanah dari atas longsor dan menimbun kedua pekerja tersebut.Â
“Akibat kejadian itu Sumani tidak bisa menyelamatkan diri sehingga korban tertimbun tanah, sementara Saridi selamat,” tukasnya.Â
Korban selamat kemudian melaporkan kejadian ke pihak desa setempat untuk ditindak lanjuti kan ke Polsek Padangan. Selanjutnya, Muspika Padangan mendatangi lokasi kejadian.
“Karena medan yang sulit maka evakuasi menggunakan ekskavator,” tandasnya.Â
Korban dapat dievakuasi pada pukul 17.15 WIB, dan saat berita ini ditulis masih proses dibawa ke rumah sakit Padangan guna dilakukan otopsi.(rien)