SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Cepu, Kabupaten Blora, bersama Pertamina (Persero) MOR IV Semarang, Jawa Tengah, akhirnya menemukan lokasi kebocoran pipa minyak olahan, Kamis (20/9/2018). Bocornya pipa ini telah mengakibatkan pencemaran lingkungan karena minyak olahan masuk ke saluran air (drainase) di lingkungan Kelurahan Karangboyo.
Bocornya pipa distribusi minyak olahan ini diketahui setelah tim PPSDM Cepu dan Pertamina (Persero) MOR IV Semarang secara intensif melakukan pengecekan di jalur pipa dan kilang.Â
“Sudah ditemukan pipa yang bocor,” kata Pelaksana Humas PPSDM Migas, Nurchalim, Kamis (20/9/2018) sore.Â
 Hanya saja dia tak menjelaskan secara detail lokasi pipa yang bocor. Nurchalim hanya memastikan jika pipa bocor tersebut adalah pipa minyak olahan.Â
“Langsung dilakukan perbaikan,” ucap pria ramah ini.Â
Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pembersihan oleh Tim Pertamina MOR IVÂ Semarang dengan cara menyemprotkan diprestan ke lokasi sampai sisa-sisa BBM bersih. Â Â
“Tujuannya menetralisir dan menghilangkan sisa minyak dan bau,” jelasnya.Â
Hari ini beberapa pihak telah melakukan pertemuan. Diantaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Blora, Lurah Karangboyo, dan Polsek Cepu. Termasuk bekerja sama dengan Pertamina EP Aset 4 Field Cepu untuk melakukan pencarian dan penanganan kebocoran pipa.Â
“Alhamdulillah sudah terlaksana. Semoga kebocoran dapat segera teratasi dan tidak menimbulkan kerusakan lingkungan sekitar,” terangnya.Â
Sementara, Manager Communication dan CSR Pertamina MOR 4, Andar Titi Lestari, belum bisa memberikan keterangan lebih banyak terkait masalah tersebut. Â
“Kami pastikan dulu. Kami juga belum ngomong apa-apa kalau belum lengkap datanya,” ujar Andar. (ams).