SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Presiden Direktur Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf menegaskan, sekarang ini Lapangan Sukowati, Blok Tuban, mengalami peningkatan produksi secara signifikan sejak ambil alih dari Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) Maret 2018 lalu.
“Hal ini diapresiasi oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), bahkan meminta agar mencontoh Lapangan Sukowati,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Musholla Baitul Jannah di Pad A, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (21/9/2018).
Kehadiran Lapangan Sukowati yang 100% milik Pertamina dan Negara ini, diharapkan terus meningkatkan produksinya dari 10 ribu barel per hari (Bph) menjadi 25 ribu Bph sehingga bisa mengurangi import negara.Â
Karena, kebutuhan konsumsi minyak dalam negeri sekarang ini adalah 1,5 juta Bph. Sementara produksi minyak rata-rata 800 ribu bph.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat agar bisa memberikan situasi yang kondusif,” tukas pria yang pernah menjabat sebagai Exploration & New Discovery Project Director Pertamina EP ini.
Di akui, keberadaan Musholla Baitul Jannah sekarang ini merupakan kebutuhan rohani para pekerja, sehingga tidak hanya memikirkan duniawi saja.
“Tetapi juga ukhrowi,” ucap pria humanis tersebut.
Pengganti Rony Gunawan ini berharap, agar semua karyawan berhati-hati dalam beraktivitas supaya tidak ada kecelakaan kerja di Pad A dan B Sukowati, dan menyejahterakan baik pekerja maupun masyarakatnya.
Sementara itu, usai melakukan peresmianan Musholla Baitul Jannah secara simbolis dilakukan penandatanganan prasasti serta memecahkan kendi.
Jajaran managemen Pertamina EP juga memberikan santunan pada anak yatim di tiga desa ring 1. Diantaranya Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Desa Ngampel, dan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.(rien)Â