Jalan Poros Kecamatan Ring-1 Blok Cepu Retak

Jalan poros Gayam rusak

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Bojonegoro – Sebagian jalan poros Kecamatan Gayam-Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang merupakan ring-1 Lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu, yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dan jalan utama menuju proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) kini sudah mulai terlihat rusak.

Di antaranya badan jalan turut Desa Gayam, tepatnya dekat dengan lokasi well pad C Banyuurip aspalnya pada retak dan bergelombang. Sehingga berpotensi membahayakan pengguna.

“Jika pengguna jalan, utamanya pengendara motor tidak berhati-hati maka bisa celaka. Karena ban motornya bisa masuk diaspal jalan yang retak,” kata warga Desa Katur, Kecamatan Gayam, Achmad Amirudin Azis, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (26/9/2018).

Keretakan jalan bukan semata-mata karena dilalui warga dengan kendaraan kecil. Selain tanahnya cenderung labil atau gerak juga meningkatnya volume arus lalu lintas proyek Gas J-TB yang dioperatori Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC). Seperti kendaraan pengangkut alat berat, tronton, dan dump truk pengangkut material tanah urug untuk proyek J-TB.

Baca Juga :   Surati Kementerian ESDM Minta Solusi Pertamini

“Meningkatnya kendaraan muatan berat proyek J-TB bisa juga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan,” ujar putra Kepala Desa (Kades) Katur ini.

Pria ramah ini berharap, baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro maupun perusahaan Migas yang ada bisa berperan membangun jalan sepanjang total kurang lebih enam kilometer tersebut. Karena sudah ada sebagian jalan yang telah dibangun dengan cor.

“Masak sebagai wilayah penyumbang minyak terbesar yaitu 25 persen produksi nasional kondisi jalannya seperti ini. Harusnya malu lah,” imbuhnya.

Jika kondisi jalan bagus semakin menambah kelancaran arus lalulintas. Bahkan ekonomi warga sekitar juga bisa meningkat. Karena memudahkan mereka untuk mengembangkan usaha dan juga melancarkan warga mengangkut hasil pertaniannya.

“Semoga saja segara dibangun dengan bagus. Kalau tidak diaspal lagi ya sudah selayaknya dibangun dengan cor total,” sambung warga Gayam, Kustam.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *