SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Muawanah, menegaskan, warga Bojonegoro berhak mendapatkan jaringan gas (Jargas) yang murah dan cepat.
Terlebih, kebutuhan minyak dalam negeri sebesar 25 persen disumbang dari Lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Begitu juga dengan sumber gas, yang dikelola oleh Pertamina EP Cepu (PEPC) di Lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB).
“Masyarakat Bojonegoro berhak mendapatkan jargas dari pipa gas Gresik-Semarang,” kata Bupati Anna Muawanah, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (2/10/2018) di lantai 4, gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Kalaupun ada kendala yang membuat warga Bojonegoro tidak mendapatkan jargas, maka pihaknya akan mencari duduk permasalahannya dimana untuk dicarikan solusi yang terbaik. Karena, sumber gas di Bojonegoro masuk pelayanan di tingkat Nasional.
“Jargas ini harus dilihat dari perencanaan yang matang,” kata mantan anggota DPR RI tiga periode ini.
Selain itu, harus ada daya dukung infrastruktur dan menunjuk leading sektornya di lingkup Pemkab Bojonegoro. Karena, itu adalah sumber daya alam yang harus dinikmati warga.
“Kita harus mendukung, bagaimana caranya mendapatkan harga gas yang murah dan cepat,” tegas bupati yang karib disapa Bu Anna.(rien)Â