SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Muawanah, memproyeksikan penerimaan pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2023 adalah sebesar Rp4,53 Triliun.
Perkiraan itu disampaikan Bupati Anna, dalam nota penjelasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Menengah (RPJMD) Periode 2018-2023 di ruang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Jumat (12/10/2018) kemarin.
Dalam penyampaiannya, dirincikan proyeksi penerimaan pendapatan Daerah Kabupaten Bojonegoro mulai tahun 2019 adalah sebesar Rp3,63 triliun, untuk tahun 2020 sebesar Rp4,17 triliun, tahun 2021 sebesar Rp4,24 triliun, untuk Tahun 2022 sebesar Rp4,39 triliun, dan untuk Tahun 2023 sebesar Rp4,53 triliun.
Sementara, isu strategis Daerah Kabupaten Bojonegoro yang diangkat pada RPJMD Tahun 2018-2023 diantaranya, Isu toleransi umat beragama, Isu reformasi birokrasi, Isu kualitas sumber daya manusia, Isu pemberdayaan gender, Isu peluangkerja, Isu daya saing ekonomi, dan Isu pemerataan pembangunan infrastruktur dan pembangunan ramah lingkungan.
“Dengan melihat permasalahan yang masih ada di Kabupaten Bojonegoro, kami dalam lima Tahun ke depan bertekad untuk menuntaskan masalah tersebut,” tegas mantan anggota DPR RI tiga periode ini.
Sehingga, visi kedepan adalah menjadikan Bojonegoro sebagai Sumber Ekonomi Kerakyatan, dan Sosial Budaya Lokal untuk Terwujudnya Masyarakat yang Beriman, Sejahtera, dan Berdaya Saing.
“Mohon doa restunya dari semua pihak terkait dan warga masyarakat Bojonegoro. Semoga dalam mengemban amanah menjelankan roda pemerintahan Bojonegoro kedepan berjalan lancar sesuai harapan bersama,” pungkasnya.(rien)Â