SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban- Hujan pertama di penghujung musim kemarau 2018, menimbulkan angin ribut di wilayah Selatan Tuban tepian Kali Kening anak Sungai Bengawan Solo. Sedikitnya ada tujuh rumah warga dan tembok pagar berikut parkiran Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Selogabus, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, roboh pada Senin (15/10) sore.
“Angin ribut terjadi sekitar pukul 17:00 WIB,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (16/10/2018).
Mantan Camat Widang ini menjelaskan, hujan ringan disertai angin ribut terjadi di Desa Selogabus, Dusun Bedrek, RT. 02 RW. 04. Akibatnya sebagian atap /genteng rumah penduduk mengalami kerusakan atau rontok.
Adapun data rumah warga yang terkena dampak akibat bencana angin ribut, Gusmad (50) Rt.02 Rw 04, H.Yahya (63), Sanadi (48), Suyanto (49), Khotimah (45), Darsono (65), Niti Suwandi (72). Ditambah pagar tembok dan tempat parkir SDN Selogabus 1 roboh.
“Hari ini kita assesment sekaligus bawa bantuan ke korban bencana,” jelas pria yang hobi olahraga golf ini.
Camat Parengan, Hendro Basuki, belum mendapatkan informasi perihal bencana angin ribut yang melanda wilayahnya. Dia akan mengklarifikasi dulu dengan Sekcamnya.
“Terimakasih infonya, saya akan kroscek ke Sekcam,” pungkas mantan Camat Kenduruan.(Aim)