SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Produksi Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang dilakukan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) yang berada diwilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) memiliki tingkat produksi minyak yang sangat signifikan terhadap pasokan minyak nasional.
Keberhasilan itu disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jabanusa, Doni Ariyanto, pada saat memberikan sambutan di acara Hulu Migas Goes to Campus di Universitas Bojonegoro, Selasa (23/10/2018).
Menurut Doni sapaan akrabnya, tercatat K3S diwilayah Jabanusa mampu menyumbang produksi sebesar 235.265 Barel per hari (Bph) dari bulan Januari-September 2018.
“Hampir 90 persen disumbang dari Lapangan Banyuurip, Blok cepu, yang dioperatori EMCL,” kata Doni Ariyanto.
Dari data yang didapat, produksi Lapangan Banyuurip sekarang ini produksinya mencapai lebih dari 200 ribu Bph, sedangkan Lapangan Sukowati, menyunbangkan 10.000 Bph. Sementara untuk produksi gas di wilayah Jabanusa, K3S mampu menyumbang sebesar 689 MMSCFD atau sekira 10 persen secara nasional.
Di sisi tekhnis, SKK Migas telah mampu menekan laju penurunan produksi sebesar 3,3 persen dengan penurunan alamiah sebesar 10 persen.(rien)Â