Peringati Hari Oeang, Gelar Festival Seni dan UMKM

Peringati hari Oeang tuban

SuaraBanyuurip.com - Ina Maghfiroh

Tuban- Dalam rangka memperingati Hari Oeang ke-72 tahun 2018, Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Tuban menggelar festival dan UMKM di kantornya Jalan Pahlawan Nomor 8, Gedongombo, Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Acara tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), ini melibatkan 16 grup band dan 10 grup tari.

“Acaranya hanya sehari mulai jam delapan sampai lima sore dengan pembuka dari Band GOA UNIROW,” ujar salah satu panitia, Bimanto ketika dikonfirmasi suarabanyuurip.com disela-sela acara, Sabtu (27/10/2018).

Bimanto menjelaskan, selain merayakan hari Oeang yang jatuh pada 30 Oktober mendatang, kegiatan ini juga dalam rangka menyukseskan Sumpah Pemuda, dan mengangkat potensi musik dan tari tradisional di Bumi Wali.

Dalam festival ini, setiap grup wajib menampilkan dua lagu yaitu lagu bebas dan wajib. Untuk lagu wajib berjudul Setengah Persen Sepenuh Hati, yang mana lagu tersebut ciri khas dari lagu Tarif Pajak (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah/UMKM).

“Seni tari yang diusung harus berbau tradisional dan setiap peserta diminta untuk melampirkan sinopsis dari tarian yang akan ditampilkan,” bebernya.

Adapun juri yang terlibat untuk band, diantaranya Nyoma Ayu Ningsih (Kabid p2human Kanwil djp Jatim 2), Hindarto (tokoh musik Tuban), Very (pemerhati musik Tuban), dan Listyo Utomo (Diknas). Sedang tari, Yuli Ketijanti (Kepala KPPN Tuban), Sumardi (Diknas), dan Devi Ayu Lestari (PAPPRI).

Baca Juga :   Hari Pertama Dua Bapaslon Daftar ke KPU

Selain tim juri dari kedua seni ada 12 UMKM, dimana makanan dan minuman turut menggelar produknya untuk memenuhi konsumsi peserta dan supporter.

Meliputi, Bu Tutik (keripik ikan, keripik belut, keripik singkong, teri krispi, camilan usus, emping jagung, jamur krispi dan oreo cheese puding). Pak Syarofi’i (es sari tebu, minuman kunir asem, minuman beras kencur dan aneka jus buah). Bu Eka (aneka camilan, es buah, salad buah, dan puding buah). Bu Dian (nasi welut, nasi lele, kue basah, pastel kacang, pastel abon, kemplang, stik bawang dan aneka camilan).

Bu Yuli (nasi bakar, aneka snack, aneka minuman, jajanan basah, puding sedot, puding susu). Pak Fitroh (aneka pentol). Pak Malik (keripik gayam, keripik pisang, keripik sukun, keripik singkong, stik bawang, kemplang dan ladrang waloh). Bu Widya (nasi krawu daging sapi, nasi krawu daging ayam, Jus buah dan minuman coklat nyomot).

Bu Fatimah (olahan belimbing). Bu Irma (ayam laos, ayam gejek, Chiter (chicken hunter), ayam bakar, lele bumbu jangkep, gudeg, nasi bakar, gado gado, mie goreng dan galantine). Bu Chitra (chizkek lumer, chocomelting, meltybrownie, fudgy brownie nutella, puding, pastel, lumpia, aneka kue basah, snack, es teh, es sirup, es podeng, milkshak dan air mineral). Pak Agus Wibowo (aneka kopi). Dan Bu Kus (aneka minuman segar dan hangat).

Baca Juga :   Incumbent Menangi Pilkades Dukoh Lor

Pria asal Jogja menambahkan, juara diumumkan pukul 16:00 WIB, yang mana pemenang mendapatkan uang tunai, juara satu sebesar Rp1,5 juta, dua Rp1 juta, dan tiga Rp500 ribu. Hadiah tersebut untuk masing-masing band dan tari.

Di harapkan dengan adanya festival dapat menumbuhkan kesadaran akan peran pajak dalam menopang keuangan negara dan mendorong para UMKM agar dapat tumbuh berkembang dalam era kompetisi.

“Kami latihan satu Minggu sebelum hari H, selain itu saya merasa ckup senang bisa bersaing dalam festival ini,” sambung salah satu peserta festival, SMK NEGERI 2 Tuban, Winda Diana Citra.

Di akhir masa sekolahnya, ia menambahkan jika mendapatkan hadiah akan dibuat makan-makan sama yang lain, selain itu pihak sekolah juga terlibat dalam pembagian hadiah. (Ina)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *