Komisi VII Kunjungi PT Pertamina EP Asset 4 Cepu

Komisi VII Kunjungi Pertamina Aset 4 Cepu

SuaraBanyuurip.com -  Ali Imron

Blora - Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Jumat (2/11) kemarin. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, M Ridwan Hisyam dari Fraksi Partai Golkar memimpin Tim Kunjungan Kerja Masa Reses Komisi VII DPR ke Jawa Tengah yang keseluruhan berjumlah 14 anggota. 

Rombongan disambut di HSSE Demo Room Asset 4 Field Cepu yang sudah mendapat sertifikat sebagai Demo Room yang sudah memenuhi standar PT Pertamina (Persero). Hadir dalam acara tersebut Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Dharmawan H Samsu, Presiden Direktur PT Pertamina EP Nanang Abdul Manaf, Asset 4 General Manager Agus Amperianto, Asset 4 L&R Manager M. Ibnu Wardhana dan Cepu Field Manager Afwan Daroni. Turut hadir dalam penyambutan Deputi Pengendalian Pengadaan SKK Migas Tunggal, Direktur Pembinaan Usaha Hulu ESDM Mustafid Gunawan dan Wakil Bupati Blora, Arief Rohman. 

Dalam kesempatan itu Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Ridwan Hisyam menyampaikan potensi sumur tua yang ada di wilayah Blora dapat meningkatkan lifting minyak secara Nasional. PT Pertamina EP Asset 4 Cepu selaku pemilik wilayah operasi agar dapat mengelola dengan baik dengan bekerjasama dengan masyarakat.

Baca Juga :   City Gas Terkendala Ijin KAI

“Konsep pengelolaan sumur tua agar dapat melibatkan masyarakat yakni KUD dan atau BUMD, “ ujarnya melalui siaran resmi yang diterima suarabanyuurip.com, Sabtu (3/11/2018).

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi Pada Sumur Tua. Pihaknya pun mengusulkan agar Pertamina EP membagi fifty-fifty jumlah sumur yang dikelola BUMD dan KUD.

Sementara itu, Dharmawan H.Samsu menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tim anggota komisi VII DPR RI. Samsu menyampaikan Pertamina EP masih merupakan salah satu tulang punggung di sektor hulu migas.

“Sebelum dikelola secara fity-fifty harus ada rekomendasi dari Bupati dan izin dari Gubernur,” jelasnya.

Nanang Abdul Manaf dalam paparan kinerja operasi produksi PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu turut menyampaikan CSR dan tantangan yang dihadapi perusahaan. Di Kabupaten Blora pihaknya turut merevitalisasi wana wisata migas Kedungpupur pada tahun 2017 yang menjadi tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat.

Seperti diketahui PT Pertamina EP Asset 4 Cepu bekerjasama dengan PT BPE (Blora Patra Energi) untuk wilayah Semanggi dan Ledok yang saat ini mengelola 267 sumur. 

Baca Juga :   Tim Pemkab Blora Akan Bertolak ke Jakarta

“Pertamina rutin melakukan pembinaan untuk membahas kendala-kendala yang dihadapi di lapangan,“ tambah Agus Amperianto Terkait pengajuan pengoperasian lapangan oleh KUD maupun BUMD. (aim) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *