SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Di tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, ingin sekali keluar dari lima besar kabupaten/kota termiskin se-Jatim. Berbagai program telah digulirkan, dan diharapkan prosentase kemiskinan di Bumi Wali turun 1% dari tahun 2017 lalu.
“Target kita bisa turun 1%, tapi itu tak mudah,” ujar Sekda Tuban, Budi Wiyana, kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui di gedung DPRD Tuban, Senin (12/11/2018).
Birokrat asal Nganjuk ini, menjelaskan, setiap tahunnya program Pemkab Tuban bersinergi dengan Pemprov Jatim dan Pusat telah difokuskan untuk mengentas kemiskinan. Kendati demikian, butuh dukungan semua stakeholder untuk mewujudkan itu.
Wabup Tuban, Noor Nahar Hussein, juga berharap turunnya kemiskinan di wilayahnya bisa 1% atau lebih. Dikarenakan dalam mengentas kemiskinan persoalannya sangat kompleks.
“Kita sudah entaskan satu bagian/kelompok masyarakat, tapi bagian lain yang rentan miskin juga jadi miskin,” sambung politisi kelahiran Kecamatan Rengel.
Di tahun 2017 lalu, dengan jumlah APBD Rp2,4 triliun Kabupaten Tuban masih berada di dalam rangking lima besar di Jatim. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban, prosentase kemiskinan 2017 sebesar 16,87%, atau turun 0,47% dari 17,14% tahun 2016.
Prosentase yang kurang dari 1% tersebut, lantas tak membuat puas pemkab. Salah satu pemicunya jumlah penduduk naik menjadi 1,3 juta jiwa, sehingga penurunan kemiskinan sedikit.
Minimnya tren turun kemiskinan 2017, membuat Wabup berpikir kedua kali menambah anggaran pada OPD yang konsen mengentas kemiskinan. Pada dasarnya kemiskinan, itu yang terpenting sasaran yang tepat dan program yang baik.
Dalam mengentas kemiskinan bukan hanya program dari daerah, tapi program dari Pemerintah Pusat juga sangat banyak. Mulai pengentasan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Program Keluarga Harapan (PKH), maupun Beras Sejahtera (Rastra).
Data BPS Tuban menyebut, tahun 2016 jumlah warga Tuban yang miskin mencapai 198.350 jiwa dari 1,3 jiwa penduduk Tuban. Adanya tren turun sebesar 0,47%, sekarang warga miskin di Bumi Wali diprediksi masih 196.100 jiwa. (Aim)