SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), melakukan sosialisasi bantuan sosial (bansos) pangan, di salah satu hotel ternama di Bojonegoro, Jawa Timur.
Sosialisasi dihadiri oleh masyarakat yang mewakili 28 Kecamatan, Dinas Sosial, dan Komisi VII DPR RI ini dilaksanakan dua hari yakni Senin-Selasa (12-13/11/2018).
Direktorat Program Penanganan Fakir Miskin, Pesisir, Pulau-pulau kecil dan Perbatasan Antar Negara, Kemensos, Abdul Hayat mengatakan, program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah dilakukan sejak bulan Mei 2018. Hal ini perlu disosialisasikan agar masyarakat tahu dan memahami program pengganti Beras Sejahtera (Rastra) ini.
“Kami berharap nanti dari peserta sosialisasi bisa menyampaikan hal ini kepada yang lainnya,” ujar Abdul usai sosialisasi kepada awak media.
Dari data yang diterima Kementerian Sosial Republik Indonesia menyebutkan, Bojonegoro sendiri penerima BPNT mencapai 120.000 kepala keluarga (KK). Para penerima tersebut bisa mendapatkan beras dan telur tiap bulannya.
“Bantuan bisa didapatkan melalui E Warung yang sudah bekerjasama dengan BNI,” ujarnya.
Sementara itu Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Budi Santoso mengungkapkan, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat penerima bantuan.
“Sehingga mereka tidak kesulitan dalam mencairkan bantuan yang diterima,” ujar pria yang akrab disapa Bambang Kithok ini.
Pria asli Bojonegoro ini berharap, nantinya, masyarakat penerima BPNT bisa langsung ke E Warung untuk mendapatkan hak meraka dengan prosedur yang sudah ada.
“Agar masyarakat paham, dan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat,” pungkas politisi asal PAN tersebut.