SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Truk tangki pengangkut condensate kecelakaan tunggal pada Senin (27/11/2018) di Jalan Cepu-Randublatung turut Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Blora, Jawa Tengah. Tepatnya di tikungan Tugu Tani desa setempat. Truk tersebut diduga milik PT Ramai Jaya Abadi (RJA), vendor Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.
Akibatnya sopir truk tangki pengangkut condensate bernomor polisi K 1784 BN yang diketahui bernama Tara Bayu Kurniawan (22), warga Desa Sumber, RT 03, RW 02, Kecamatan Kradenan, harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bayangkara, Bojonegoro. Karena menderita patah tulang kaki.
Sementara, kondisi bagian depan truk ringsek setelah menabrak pohon trembesi. Saat ini, barang bukti diamankan di Satlantas Polres Blora.
Menurut Kanit Lantas Polsek Cepu, Ipda Les Pujianto, melalui anggotanya Bripka Nyipto, kecelakaan tersebut berawal saat truk melaju dari arah Cepu menuju arah Randublatung. Sesampainya di tikungan Tugu Tani truk oleng ke kanan. Karena tidak bisa mengendalikan laju truk, akhirnya truk menabrak pohon trembesi.
“Beruntung saat terjadi kecelakaan truk baru berangkat dari Cepu dan kondisi kosong,” ujar Nyipto, Selasa (27/11/2018).
Untuk melakukan evakuasi korban yang terjepit, butuh waktu hingga setengah jam.
“Saat ini sopir truk dirawat di rumah sakit Bojonegoro,” ujar Nyipto.
Sekadar diketahui, RJA menjadi Vendor Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, untuk mengangkut condensate yang dihasilkan Centra Processing Plant (CPP) Gundih di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.
Condensate tersebut selanjutnya diangkut untuk dibawa ke Main Gathering Station (MGS) Menggung yang merupakan tempat pengumpulan minyak mentah berada di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.(Ams)