SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, sekarang ini tidak lagi menggunakan paving dalam memperbaiki jalan.
Hal ini sudah disampaikan Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, kepada seluruh Kepala Desa (Kades) agar tidak lagi mengajukan program pavingisasi.
“So Sorry, jangan paving lagi ya,” tegas Bupati Anna saat memberi sambutan dalam rapat koordinasi sinkronisasi program prioritas pemerintah di Pendopo Malowopati Kompleks Perkantoran Pemkab Bojonegoro, Jumat (30/11/2018).
Dengan kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro tahun 2019 sebesar Rp4,6 triliun, pihaknya mampu membiayai pengaspalan maupun cor beton untuk poros jalan desa, kecamatan, maupun kabupaten.
“Kalau untuk poros kecamatan dan kabupaten akan kita cor beton, kalau poros desa kita aspal,” tandasnya.
Menurut wanita berhijab ini, sekarang tidak perlu lagi menggunakan paving yang selalu saja diganti tiap bulannya karena hancur saat terlindas truck atau rusak karena digunakan jalur transportasi setiap hari.
“Sudah saatnya jalan di Bojonegoro ini diganti dengan aspal dan cor. Okelah paving, tapi cocoknya untuk gang-gang sempit supaya tidak becek,” tegas anggota DPR RI 3 periode ini.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang, Andik Sudjarwo, mengatakan, total poros jalan di Bojonegoro yang akan diperbaiki adalah 127 ruas.
“Perbaikan jalan dilakukan bertahap selama tiga tahun, tahun 2019 mendatang Pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp596 miliar,” pungkasnya.(rien)