Ketersediaan Pupuk di Tuban Terpenuhi

Linggo Indarto Tuban

SuaraBanyuurip.com - Hidayatul Khoiriyah

Tuban- Menjelang musim tanam padi ketersediaan pupuk di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dipastikan terpenuhi. Total keseluruhan pupuk yang tersedia hingga 21 November 2018 sejumlah 22,8%. Rincian pupuk tiap jenisnya meliputi, urea sejumlah 9497 ton, SP34 sejumlah 2463, Zet A 3271 ton, NPK 4221 ton, dan organik 8325 ton.

“Itu data per 1 November,” ujar Kasi Serapan Produksi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Linggo Indarto, ketika ditemui suarabanyuurip.com di ruang kerjanya, Rabu (4/12/2018).

Data rincian tersebut akan ditindaklanjuti dengan evaluasi penyerapan pupuk di masing-masing distributor. Tujuannya untuk mengetahui dan memastikan stok pupuk tidak kurang. Selain itu, jika ada kekurangan stok pupuk, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban akan mengusulkan ke provinsi untuk dilakukan realokasi.

“Ketersediaan pupuk di Tuban terpenuhi. Jika ada kekurangan pupuk, kami akan mengusulkan ke provinsi untuk realokasi tiap wilayah,” tambah Linggo.

Adapun luas tanam padi dalam satu tahun mencapai 111324 Hektare. Dengan rekomendasi dari dinas kebutuhan pupuk tiap hektare  antara lain, urea 2 Kwintal, NPK 3 Kwintal, SP36 1 Kwintal, Zet A  setengah Kwintal, dan organik 5 Kwintal.

Baca Juga :   Harga Energi Akan Dinaikkan, Puan : Harus Perhatikan Kondisi Rakyat

Realokasi yang dilakukan dinas pada 2018 antara lain, terjadi penambahan pada pupuk urea sejumlah 500 ton, penambahan pupuk organik sejumlah 4500 ton, pengurangan SP36 1500 ton, Zet A sejumlah 1300 ton, dan NPK sejumlah 430 ton.

Terpisah, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Penambangan, Kecamatan Semanding, Pandes, menjelaskan, tidak ada kekurangan pupuk di desanya.

Demikian juga penjelasan dari Ketua Gapoktan Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Sutikno yang mengaku tidak ada kendala dalam pemasokan pupuk. Petani di sekitar Lapangan Migas Mudi, Blok Tuban yang saat ini dikelola Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field dan PHE Tuban East Java tidak pernah mengeluh soal ketersediaan pupuk.

“Kami sudah terima pupuk dan tidak ada kendala yang sulit untuk mendapatkan pupuk,” terangnya.

Perlu diketahui, Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk pada 2018  pupuk urea 1800/kg, Organik 500/kg, NPK 2300/kg, SP36 2000/kg, Zet A 1400/kg.(hida)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *