SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu telah memasuki hari ke 27 dalam melakukan pemboran Sumur Migas Banyuasin (BNA-P3) di Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Kendati aktivitas yang dilakukan masih belum sesuai target yang ditentukan.
“Kedalaman pemboran capai 1323 meter,” kata Pandji Galih Anoraga, Government and PR Assistant Manager Pertamina EP Asset 4, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (4/12/2018).
Namun, capaian itu tidak sesuai target yang telah ditentukan. Karena target di hari ke 27 adalah 1382 meter. Hal itu disebabkan adanya kendala teknis pada alat bor.
“Saat ini sedang dilakukan upaya penyelesaian kendala teknis tersebut,” ujar pria ramah ini.
Dia berharap, dalam satu hingga dua hari ke depan kendala yang ada bisa diatasi.
“Sehingga operasi dapat kembali berjalan,” imbuhnya.
Diketahui pengeboran dijadwalkan berlangsung selama 41 hari dengan kedalaman 2.036 meter. Sumur Migas BNA-P3 memiliki potensi cukup besar.
Ditargetkan bisa menghasilkan minyak kurang lebih 150 barel per hari, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan masyarakat sekitar dan tambahan pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kabupaten Blora.
Pengeboran Sumur Banyuasin menggunakan rig milik Pertamina Driling Service Indonesia (PDSI) #25.2/LTO750-M.(ams)