SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Bojonegoro – Pasar Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, segera dibangun. Sekarang ini tim pelaksana pembangunan sedang mempersiapkan tempat relokasi sementara bagi para pedagang.
Rencananya, tempat relokasi sementara pedagang Pasar Gayam berada di sebelah selatan balai desa lama. Aktivitas jual beli di wilayah ring satu Lapangan Minyak Banyu Urip itu untuk sementara akan berlangsung di tempat tersebut hngga setahun kedepan.Â
“Ini kami sedang mempersiapkan tempat sementara untuk para pedangan,” ujar anggota Tim Pelaksana kegiatan Pembangunan Pasar Desa Gayam, Muhammad Abdul Rokim kepada suarabanyuurip.com, Jumat (7/12/2018).
Para pekerja terlihat sedang membersihkan tumbuhan liar di lokasi relokasi Pasar Gayam. Sebagian meratakan tanah urugan.
“Supaya rata dan nyaman untuk pedagang,” katanya.
Selain mempersiapkan tempat, pihaknya juga akan menyediakan tenda sementara bagi 40 pedagang Pasar Gayam.
“Tenda ini dikhususkan untuk pedagang yang menempati kios saja dan setiap hari buka,” ucap Rokim, sapaan akrabnya.Â
Sesuai catatanya, Â terdapat 190 pedagang di Pasar Desa Gayam. Rinciannya, 40 pedagang menempati kios, 30 pedagang lainnya hanya menempel tempat pedagang lain, dan sisanya menggunkan los sebagai tempat berjualan.Â
Pembangunan Pasar Gayam ini menempati lahan seluas 1700an meter. Pasar ini akan dibangun dengan bangunan baru.
Pembangunan Pasar Gayam merupakan program bantuan dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator Lapangan Banyu Urip. Pembangunan direncanakan memakan waktu selama satu tahun.
“Nanti akan ada dua tahap. Tahap pertama dimulai pada bulan Desember ini,” pungkasnya.Â
Soleh, salah satu pedagang, menyambut baik pembangunan Pasar Desa Gayam. Dirinya juga bersedia direlokasi sementara di tempat yang disediakan.
Soleh menyarankan agar ada petugas kebersihan dan keamanan di tempat relokasi sementara.
“Untuk tempat sementara juga bebas biaya sewa,” harapanya. (ams)