SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field berharap masyarakat sekitar Lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memahami gas H2S.Â
Harapan tersebut disampaikan HSSE Sukowati Field, Jason Purba, saat rapat koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, bersama stake holder lainnya, Rabu (12/12/2018).Â
“Kami mengundang ahlinya untuk melakukan kajian H2S yaitu dari Universitas Gajah Mada dan memaparkannya,” kata Jason Purba kepada suarabanyuurip.com, di kantor DLH.Â
Koordinasi ini sekaligus sebagai pemberitahuan atas kegiatan yang dilakukan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu pasca alih kelola dari Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) pada Maret 2018 lalu. Salah satunya pengeboran di Pad B, ini kedepannya seperti apa dan bagaimana.Â
“Jadi, nanti akan kita bahas lagi adanya wacana pembentukan tim emergency, pelaksanaan penghijauan, CSR, dan lain sebagainya,” imbuhnya.Â
Menurut dia, bencana yang ada di Lapangan Sukowati selama ini bukanlah bencana nasional. Namun demikian, pihaknya akan mendukung apabila ada pembentukan tim penanganan bencana
“Nanti bentuknya seperti apa, masih dikoordinasikan,” tandasnya.Â
Sekarang ini, di Lapangan Sukowati terdapat 36 sumur existing di Pad A dan Pad B dengan produksi gas sejumlah 5390 MMSCFD dan produksi minyak sebesar 9627 Barel per hari (Bph).(rien)