SuaraBanyuurip.com -Â Hidayatul Khoiriyah
Tuban-Â Minimnya ketersediaan blanko E-KTP membuat masyarakat Tuban, Jawa Timur, mengeluh. Karena menyebabkan pembuatan E-KTP menjadi lama.
Salah satu pangurus E-KTP, Nila Kartika, mengaku, pembuatan E-KTP di Tuban akhir-akhir ini cenderung lama tidak seperti biasanya.
“Iya, pembuatannya lama,†keluhnya.
Terpisah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tuban, Agus Proyono Hadi menjelaskan, penyebab minimnya blanko E-KTP karena pemberian blanko dari pusat ke daerah jumlahnya sedikit.
“Blanko dari pusat hanya diberi 1.000 hingga 2.500, itu yang menyebabkan lama,†ujar Agus kepada SuaraBanyuUrip saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (17/12/2018).
Ketersediaan blanko yang minim menyebar di berbagai Kabupaten di Jawa Timur. Sehingga kasus serupa tidak hanya terjadi di Bumi Wali.
“Semua kabupaten di Jatim juga mengeluhkan hal yang sama,” imbuh pria berkacamata itu.
Membludaknya warga yang melakukan rekam E-KTP bukan hanya warga yang membuat E-KTP baru, melainkan yang melakukan pergantian status. Kalau yang rekam baru sedikit, sehingga cukup dari blanko yang diberikan oleh pusat.
Lebih dari itu, Agus mengimbau kepada seluruh masyarakat Tuban untuk segera melakukan rekam E-KTP sebelum 31 Desember 2018.
Sementara itu, hingga akhir November 2018 ini tercatat jumlah E-KTP yang diselesaikan Dukcapil mencapai 912.973 dengan yang belum melakukan rekam sejumlah 63.456. (hida)Â