SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, dengan tegas siap mengamankan pelaksanaan pipanisasi gas dari Kabupaten Gresik, Jawa Timur hingga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang kini sedang dikerjakan oleh PT Pertamina Gas (Pertagas).
“Selama ini kita sudah melakukan pengamanan terhadap semua aset milik Pertamina, termasuk pipa gas,” kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (21/12/2018).
Meskipun belum ada break down atas Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas Bumi (Migas) dengan pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia bernomor: 02/MOU/KBPH/2018 dan nomor: B/58/IX/2018.
Tentang pengamanan dan penegakan hukum dalam rangka pengawasan penyediaan dan pendistribusian Bahan Bakar Minyak serta pengangkutan Gas Bumi melalui pipa tertanggal 17 September 2018. Namun Polres Bojonegoro sudah melakukan patroli dan pengecekan proyek secara berkala.
“Kalau MoU itu kan supaya ada sinergitas dari semua instansi dan berperan aktif menyukseskan sebuah program. Kalau ada instruksi, ya kami siap,” tegasnya.
MoU BPH Migas dengan pihak Kepolisian itu dilakukan pada Kamis 13 Desember lalu di kantor Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. Isi MoU tersebut mencakup pengamanan dan pengawasan seluruh tranmisi pipa Pertamina Gas yang ada di wilayah Jatim, termasuk di Bojonegoro yang saat ini masih tahap pengerjaan. Tujuannya, agar dapat menjamin kelancaran dan keamanan pendistribusian bahan bakar minyak.
Sekadar diketahui, pembangunan Pipa Transmisi Gersik – Semarang telah dimulai sejak bulan September 2014 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2018 oleh PT Pertamina Gas. Pipa dengan diameter 28 inchi ini ditanam sepanjang 272 kilometer dari Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah hingga Gresik, Jawa Timur.
Pipa ini bakal digunakan untuk mengalirkan gas dari Lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang dikelola PT Pertamina EP Cepu (PEPC) yang berpusat di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, dengan volume sebesar 100 MMSCFD.
Pertamina Gas akan memastikan ketersediaan energi yang merata dan berkeadilan di berbagai wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Hal ini diharapkan dapat mendukung peningkatan perekonomian sekaligus meningkatkan daya saing industri dikedua wilayah tersebut.(rien)