SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Manajemen Kilang Minyak PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, langsung bergegas memperbaiki lampu/penerangan boui 5 yang mati. Kembalinya normal boui tersebut, menjadikan nelayan aman dan terhindar laka laut.
“Sudah diperbaiki kemarin dan sekarang kembali normal,” ujar Perwakilan Manajemen TPPI Tuban, Taheran, kepada suarabanyuurip.com, Senin (24/12/2018).
Soal lampu penerang boui, manajemen langsung meminta rekanan bergegas memperbaikinya. Di karenakan perbaikan itu sudah ada kontrak tahunan dengan perusahaan rekanan dari desa ring 1.
Manajemen perusahaan pengekspor produk Paraxylene ke negara Asia, juga berterimakasih atas kerjasama Pemdes Socorejo. Melalui surat permohonan yang dilayangkan, pihaknya dapat berbuat cepat.
“Dukungan pemdes sangat penting dan itu harapan kami,” imbuh pria ramah ini.
Pada Sabtu (22/12/2018) lalu, Humas TPPI, Supriyono telah menyambangi kediaman korban laka laut asal Desa Socorejo. Sehari sebelumnya pada Jumat (21/12), korban tabrakan dengan Boui TPPI di wilayah perairan setempat karena minimnya cahaya penerangan.
Di sela kunjungannya, manajemen juga memberikan dana perbaikan perahu sebesar Rp2.000.000. Sekaligus melihat langsung kondisi perahu korban, yang mengalami rusak ringan.
Pemilik perahu, Joni, mengucapkan terimakasih pada semua pihak khususnya Kades Socorejo dan TPPI. Karena langsung merespon keluhan nelayan kecil sepertinya.
“Alhamdulillah boui sekarang kembali normal,” terangnya.
Kades Socorejo, Arief Rahman Hakim, mengapresiasi perhatian cepat dari manejemen TPPI. Pihaknya bersyukur karena persoalan sudah beres, dan surat rekomendasi Pemdes ditindaklanjuti.
“Demi masyarakat kami akan berupaya komunikasi dengan siapapun termasuk pelaku industri dengan cara yang santun,” pungkas pengurus Klub Persatu Tuban. (Aim)