SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, patut berbangga hati setelah mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun 2018.
Penghargaan yang didapatkan pertama kali bagi tingkat SMK di Kabupaten Bojonegoro ini, menjadikan SMKN 1 pelopor lahirnya sekolah Adiwiyata dan diharapkan menjadi suri tauladan bagi sekolah lainnya.
Penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada Jumat (21/12/2018) lalu di Auditorium Dr. Ir. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Jl. Gatot Subroto, Jakarta Pusat tersebut diterima langsung oleh Kepala SMKN 1 Bojonegoro, Yudi Pramono.
“Kami ucapkan terimakasih untuk seluruh warga SMKN 1 yang telah berperan aktif hingga diraihnya penghargaan ini,” kata Yudi kepada Suarabanyuurip.com, Senin (24/12/2018).
Terwujudnya penghargaan ini, juga didukukng oleh beberapa pihak dan berperan aktif seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Akademi Komunitas PDD Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Polres, Kodim 0813 Bojonegoro, Kelurahan Sumbang, Hote Aston, Bank BNI, serta Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
Pihaknya berharap, semoga sekolah-sekolah lain di Bojonegoro juga bisa mengikuti jejak ini mewujudkan sebagai tempat pendidikan yang nyaman, sehat dan peduli terhadap lingkungan hidup.
Karena, yang tidak kalah pentingnya sebagai sarana pembelajaran bagi generasi penerus adalah yang selalu mencintai lingkungannya.
“Kami sangat bangga karena mendapatkan penghargaan tertinggi pengabdian lingkungan hidup setelah lolos Adiwiyata tingkat Kabupaten, provinsi dan Adiwiyata Nasional setelah itu Adiwiyata Mandiri,” pungkasnya.(rien)