SuaraBanyuurip.com -Â Â Ali Imron
Tuban-Â Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur masih mencari saksi-saksi kasus dugaan gendam yang menimpa bocah kelas 5 SD Pabeyan, Hidayatun Hindah pada Senin (24/12/2018). Koordinasi intens terus dilakukan bersama Polsek Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang menjadi wilayah diturunkannya korban dari bus.
“Anggota sudah koordinasi dengan Polsek Kragan masih mencari saksi-saksi,” ujar Kapolsek Tambakboyo, AKP Rukimin, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (25/12/2018).
Kapolsek ramah ini, menegaskan bocah SD tersebut statusnya masih diduga menjadi korban gendam. Orang tua korban mengucapkan terimakasih kepada Forkopimcam Tambakboyo karena anaknya sudah ketemu.
“Mengingat korban masih anak-anak semalam belum stabil perlu penanganan kusus psikisnya,” imbuhnya.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan waspada. Jajaran Polres Tuban akan berusaha menemukan benang merah dugaan kasus gendam di Tambakboyo.
Informasi sebelumnya dari Camat Tambakboyo, Didik Purwanto, korban terindikasi kena gendam warga Pabeyan. Kalung beserta liontinnya seharga Rp5 juta yang dipakainya raib.
Mantan Camat Parengan menambahkan, korban digendam kemudian dibawa naik bus dan diturunkan di daerah Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Setelah sadar, korban ditemukan warga kemudian dibawa ke Polsek Kragan.
“Dari Polsek Kragan kemudian menelepon Kapolsek Tambakboyo terus dijemput Kades dan orang tua serta polisi,” pungkasnya. (aim)