SuaraBanyuurip.com -Â Hidayatul Khoiriyah
Tuban-Â Penangkaran Rusa yang terletak di Jalan Hayam Wuruk eks pabrik kapur Tuban mencapai 35 ekor. Terhitung sejak dipindahkan dari Pendhopo Krida Manunggal Tuban, Jawa Timur, pada akhir 2014 lalu dengan jumlah lima ekor, tiga betina, dua jantan.
“Pemindahan itu dilakukan karena penangkaran di pendhopo tak cukup menangkar rusa yang jumlahnya sekitar lebih dari 40 ekor,” ujar penjaga penangkaran Rusa, Karminto, kepada suarabanyuurip.com di sela-sela aktivitasnya memberi makan Rusa, Rabu (26/12/2018).
Awalnya dipindahkan ke penangkarang sekitar 20 ekor, tetapi karena pemindahannya kurang baik, yang bertahan tinggal lima ekor. Perkembangbiakan hewan itu tak dapat ditentukan, sebab setiap satu bulan induknya melakukan perkawinan. Kendati demikian, tak bisa dipastikan kelahiran maupun terbentuk atau tidaknya embrio Rusa.
“Tak bisa dipastikan, karena fokus kami lebih ke perawatan bukan pada pengembangbiakan,†imbuhnya.
Penangkaran yang berada di bawah naungan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kabupaten Tuban itu menghabiskan satu ton kangkung tiap dua bulan sekali untuk makanan 35 ekor Rusa.
“Satu ton kangkung itu biayanya sekira Rp3,5 Juta,†beber pria ramah asli Widengan itu.
Saat ini di penangkaran terdapat 14 ekor Rusa jantan dan 21 rusa betina. Sekaligus 12 Kalkun sejak dijadikannya penangkaran pada 2014 akhir lalu.
Sampai berita ini diturunkan, suarabanyuurip.com masih berusaha mengkonfirmasi Kepala Dinas PRKP Tuban, Sudarmaji. Pesan WhatsApp yang dilayangkan sejak pukul 15.28 WIB belum dibalas.(hida)Â