Sambonggede dan Sugihan Jadi Desa Percontohan di Merakurak

Kolam renang desa sambonggede tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban- Desa Sambonggede dan Sugihan telah menjadi desa percontohan di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Desa sekitar Lapangan Gas Sumber, Blok Tuban dan PT Semen Indonesia (persero) Tbk itu dikembangkan melalui Program Inovasi Desa (PID).

“Untuk Desa Sambonggede saat ini mengembangkan wisata berupa kolam renang dan pasar desa,” ujar Ketua Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Merakurak, Gatot Sugihartono, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (28/12/2018).

Untuk kolam renang di Sambunggede telah dibuka untuk umum beberapa hari yang lalu. Nantinya disekitar kolam renang bakal dibangun sentra kuliner, sehingga lebih menarik minat pengunjung singgah.

‘’Sentra kuliner ini telah dianggarkan melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019, dan kita berharap secepatnya dapat terealisasi,’’ harapnya.

Sedangkan Desa Sugihan, yang berada diwilayah pengembangan Semen Indonesia telah mengembangkan wisata petik kelengkeng. Pohon kelengkeng telah ditanam pada tahun 2016, diperkirakan bakal dipanen pada 2019 mendatang.

‘’Kelengkeng di Desa Sugihan ini berada di lahan kurang lebih seluas 32 hektar dengan 3.750 pohon,’’ imbuhnya.

Baca Juga :   Bupati Anna Bersama DPRD Pantau Pencairan BLT DD Tahap II di Geneng

Camat Merakurak, Agung Tri Wibowo mengapresiasi, atas inovasi dua desa di wilayahnya. Diharapkan inovasi di dua desa dapat berefek positif kepada masyarakat. Sekaligus dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

‘’Kita berharap inovasi Desa Sambonggede dan Desa Sugihan di bidang wisata dapat memberi multiplayer efek kepada masyarakat sekaligus Pendapatan Asli Desa (PAD),” tambah mantan pegawai Bappeda Tuban.

Agung juga menghimbau kepada desa-desa lain yang ada di Kecamatan Merakurak untuk melakukan berbagai inovasi. Trobosan atau inovasi tersebut dapat mencontoh atau mereplikasi dari daerah lain untuk diterapkan.

‘’TPID dan pemdes harus sering-sering melakukan studi banding atau mencari inovasi di daerah lain yang bisa untuk diterapkan di desanya,’’ pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *