SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H Samsu, menyatakan, Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) oleh Pertamina EP Cepu sebagai anak perusahaan PT Pertamina Persero, diproyeksikan meningkatkan pendapatan negara sebesar USD3,61 miliar.
“Ini merupakan devisa yang luar biasa bagi pemerintah yang disumbangkan dari J-TB,” ujarnya saat memberi sambutan peresmian pemancangan perdana EPC GPF proyek pengembangan J-TB, Jumat (4/1/2019).
Pertamina EP Cepu sebagai operator Lapangan J-TB telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah untuk menjalankannya sebagai project strategi nasional salah satunya telah melaksanakan perjanjian jual beli gas atau PJBG dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN), mendirikan izin termasuk Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan segala perizinan lainnya di daerah dan pusat.
“Tanpa dukungan tersebut, tentu proyek ini tidak akan berjalan,” tandasnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya proyek J-TB ini bisa memenuhi devisit gas karena kebutuhan yang semakin meningkat di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur sesuai perkembangan industri di sekitar.
Dengan cadangan gas sebesar 2,5 triliun kubik feet diharapkan dapat memberikan multiplier effect agar industri di dua provinsi tersebut mendapat suplai gas yang cukup untuk menggerakkan ekonomi setempat dan nasional.
Pemancangan ini merupakan momentum penting dari proyek J-TB dengan capaian progres EPC GPF sebesar 12 persen agar dapat merealisasikan seusai target baik secara pararel dan simultan dengan pekerjaan EPC yang sedang berjalan.
“Sehingga bisa dilaksanakan commisioning dan project complition GPF di tahun 2021,” tandasnya.
Selain itu, GPF yang akan dibangun menggunakan tekhnologi yang dirancang guna mendapatkan kehandalan operasi dan ramah lingkungan untuk berproduksi selama 25 tahun kedepan.
Pertamina optimis, PEPC yang sebelumnya telah menyumbang 25 persen produksi minyak mentah nasional melalui Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, dan kemitraan yang sangat positif dengan ExxoMobil Cepu Limited (EMCL) akan menunjukkan komitmen kerjanya dalam mengawal project agar selesai sesuai target.
Pertamina akan terus meningkatkan produksi dan menambah cadangan migas baru, mengembangkan energi gas sebagai energi yang lebih bersih sebelum beralih ke energi alternatif yang lebih baik.
Sejalan dengan visi Pertamina sebagai world class energyy, maka seluruh kegiatan termasuk J-TB dilakukan dengan penetapan prinsip HSSE excelente dengan mengutamalan keselamatan saat bekerja.
“Mari bersatu padu memastikan proyek ini sesuai target dalam rangka memenuhi energi yang berkesinambungan,” pungkasnya.(rien)
