SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah menyetujui penambahan cadangan minyak di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, sebesar 823 juta barel.
Vice President ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto, mengatakan, cadangan minyak di Blok Cepu awalnya adalah sebesar 450 juta barel, kemudian dikaji ternyata meningkat lagi sebesar 729 juta barel dan terakhir saat dievaluasi dan dikonsultasikan dengan SKK Migas, akhirnya disepakati bahwa cadangan sekarang yang recoveryble adalah sebesar 823 juta barel.
“Kita sudah ajukan evaluasi peningkatan cadangan itu ke SKK Migas dan sudah disetujui,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, saat ditemui di Bojonegoro beberapa waktu lalu.
Pihaknya mengaku, akan terus melakukan kajian berdasarkan data-data yang ada. Karena, tidak menutup kemungkinan jumlah cadangan minyak di Lapangan Migas yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro terus bertambah.
“Iya, kita akan terus kaji kandungan minyaknya,” tegas pria ramah ini.
Saat ini, produksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu mengalami puncak yakni mencapai 210.000 Barel Per hari (Bph). Jumlah tersebut melebih dari target yang ditentukan pemerintah sebelumnya yakni sebesar 185.000 Bph.
“Puncak produksi, kita perkirakan kalau dari sekarang akan bertahan selama dua tahun kedepan. Setelah itu, akan turun secara bertahap,” pungkasnya.(rien)