SuaraBanyuurip.com -Â Edy Supra Eko
Bojonegoro- Â Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) Bojonegoro, bekerjasama dengan ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) menyelenggarakan Sosialisasi Industri Hulu Migas dan Kesehatan di empat desa, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Yaitu Desa Gayam, Katur, Ringintunggal, dan Mojodelik.
Koordinator JIM Bojonegoro, Atok Moch Nur Rozaqy, menyampaikan, JIM merupakan komunitas binaan dari LIMA 2B dan Suarabanyuurip Media. Dalam perkembangannya, lanjut dia, juga merangkul pemuda dan akan mengembangkan radio komunitas.
“Pada kegiatan ini adalah bentuk sinergi untuk mendukung program pemerintah,” katanya dalam acara yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kecamatan Kalitidu, Rabu (23/1/2019).
Untuk di Kecamatan Gayam, lanjut dia, JIM ikut membantu menginformasikan progres operasi Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, sebagai proyek negara dan objek vital. Selain itu, juga tentang situasi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Termasuk penyalahgunaan narkoba,” tandasnya.
Perwakilan EMCL, Ichwan Arifin menyampaikan, dampak industrialisasi ada yang negatif. Hal ini lantaran berkontribusi menaikkan jumlah pendapatan masyarakat.
Menurut dia, industri berpotensi memunculkan penyakit masyarakat. Termasuk penyalahgunaan obat – obat terlarang atau narkoba.
“Dampak industri tidak hanya migas saja. Bisa industri – industri lain,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, lanjut dia, EMCL ingin berkontribusi untuk turut membantu mencegah penyalahgunaan Narkoba. Khususnya diwilayah operasi EMCL.
Dia menambahkan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat tercipta suasana yang kondusif. Sehingga dapat saling mendukung satu sama lain. Salah satunya operasi Lapangan Banyu Urip yang saat ini produksinya sudah lebih dari 200 ribu barel per hari.
Hadir dalam acara tersebut dan juga sebagai narasumber Kapolsek Gayam, AKP Harjo dan Danposramil Gayam, Pelda Safari.(edi)Â