SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Desakan pengisian Direktur Utama (Dirut) PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), BUMD Bojonegoro pengelola penyertaan modal (Participating Interes/PI) Blok Cepu, ditanggapi dingin pemkab setempat.Â
Sekarang ini pemkab sedang fokus melakukan pengisian direksi Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Mulai dari Dirut Operasional, Dirut Tata Kelola dan Komisaris yang kosong.
“Sekarang ini yang dinilai urgent adalah BPR ketimbang PT ADS. Jadi, itu nanti dulu lah ya sambil jalan,” kata Kepala Bagian Perekonomian Bojonegoro, Rahmat Djunaidi kepada suarabanyuurip.com, Senin (28/1/2019).
Sekalipun demikian, menurut Rahmat, sapaan akrabnya, pengisian Dirut PT ADS sedang dalam persiapan.Â
“Tetap kita lakukan persiapan. Tapi yang utama sekarang ini pengisian jajaran direksi BPR,” tegas pria berkacamata itu.
Disinggung pelaksanakan rapat umum pemegang saham (RUPS) tahun 2017 yang tertunda hingga tahun 2019, Rahmat mengakui jika itu memang salah. Tetapi, pelaksanaan RUPS harus dilakukan setelah jabatan Dirut PT ADS terisi.Â
“Ya gimana ya, RUPS 2017 kok sampai sekarang belum dilaksanakan itu, kalau dikatakan salah ya salah. Tapi mau bagaimana lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya Ketua LSM Angling Dharma, M Nasir mendesak kepada Pemkab Bojonegoro untuk segera melaksanakan pengisian Dirut dan RUPS tahun 2017. Alasannya, kekosongan jabatan tersebut sudah berlangsung sejak 31 Oktober 2018.
“Ini kan aneh dan janggal, masak RUPS 2017 dibahas 2019. Ini tidak terjadi kalau segera dilakukan pengisian direktur utama,” tegas Nasir, sapaan akrabnya.(rien)