18 Kecamatan di Tuban Berpotensi Alami Gerakan Tanah

18 Kecamatan di Tuban Berpotensi Alami Gerakan Tanah

SuaraBanyuurip.com - Hidayatul Khoiriyah

Tuban – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi merilis sejumlah wilayah di Jawa Timur yang berpotensi terjadi gerakan tanah. Diantaranya Banyuwangi, Bangkalan, Tulungagung, dan Tuban.

Tercatat ada 18 kecamatan di Bumi Wali berpotensi mengalami gerakan tanah dengan skala menengah hingga tinggi. Sedangkan Kecamatan Jenu dengan skala menengah. 

Potensi gerakan tanah skala menengah terjadi apabila curah hujan di atas normal. Terutama daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Gaguk Hariyanto mengimbau masyarakat yang tinggal di dekat daerah rawan untuk berhati-hati dan tetap siaga.

“Kalau bisa jangan membangun rumah yang berdekatan dengan area yang berpotensi longsor, seperti sungai dan tebing, harus ada jarak aman,” ujar Gaguk kepada suarabanyuurip.com saat dikonfirmasi diruangannya, Rabu (30/1/2019).

Upaya dari BPBD untuk mengantisipasi terjadinya bencana, telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai media. Dengan harapan masyarakat lebih berhati-hati hingga jangka waktu yang diperkirakan.

Baca Juga :   Truck Muatan Serbuk Kayu Terguling di Adipura

“Karena kondisi cuaca saat ini tidak terlalu aman,” Imbuh pria asal Parengan itu

BPBD juga telah mengeluarkan SK Bupati Tuban tentang penetapan status soaga darurat bencana banjir, tanah longsor, puting beliung, dan rob (banjir dari luapan air laut) sejak Desember 2018 hingga 30 April 2018.

“Kami sudah sebar keseluruh camat di Tuban agar menginstruksikan kepada masyarakat untuk waspada,” tandasnya.

Adapun 18 kecamatan yang berpotensi gerakan tanah meliputi, Bancar, Bangilan, Jatirogo, Jenu, Kenduruan, Kerek, Merakurak, Montong, Palang, Parengan, Plumpang, Rengel, Semanding, Senori, Singgahan, Soko, Tambakboyo, dan Widang. (hida)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *