SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, akhirnya mendapat angin segar terkait penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Tuban. Jajaran eksekutif baru saja mendapat undangan dari Pertamina Hulu Energi (PHE) untuk membahas PI.
Kepala Bagian Perekonomian Bojonegoro, Rahmat Djunaidi, mengatakan, pertemuan dengan Direktur Pertamina Hulu Energi akan dilaksanakan di Kantor Direktorat Jendral Migas Kementerian ESDM di Jakarta pada Jumat (1/2/2019) mendatang.
“Kita baru saja dapat undangan dari PT PHE untuk membahas PI Blok Tuban di Jakarta,” kata Djunaidi kepada suarabanyuurip.com saat ditemui di kantornya, Rabu (30/1/2019). Â
Dari pihak Pemkab Bojonegoro yang akan datang dalam pertemuan tersebut adalah Sekretaris Daerah (Sekda), Yayan Rohman. Ikut mendampingi Bagian Sumber Daya Alam (SDA).
Menurut Rahmat, sejak alih kelola Lapangan Sukowati, Blok Tuban, dari Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) ke Pertamina EP Asset 4 pada Maret 2018 lalu, belum ada kelanjutan kabar penerimaan PI kepada Pemkab Bojonegoro.Â
“Kami sudah menyurati SKK Migas untuk tindak lanjut penerimaan PI karena belum ada penawaran dari K3S sampai saat ini,” tutur pria berkacamata minus.Â
Dengan adanya undangan tersebut, maka Pemkab Bojonegoro berpeluang untuk mendapatkan 10 persen PI Blok Tuban dan memperjelas porsi yang akan didapatkan Bojonegoro.Â
“Ya harapannya dapat lebih besar karena merupakan daerah penghasil,” imbuhnya.Â
Pemkab Bojonegoro meminta pemerintah pusat untuk tidak membagi PI Blok Tuban dengan Gresik dan Lamongan.
“Tentu itu akan menjadi salah satu materi yang akan disampaikan saat bertemu dengan PHE dan Ditjen Migas nanti,” pungkas Rahmat.(rien) Â Â