SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, memastikan membangun jembatan Desa Semanggi, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Jembatan yang terletak di jalan hutan kawasan KPH Blora tersebut kondisinya putus total hampir satu tahun ini. Sehingga warga harus membuat jembatan darurat supaya bisa dilalui.Â
Government & PR Staff Pertamina EP Aseet 4 Field Cepu, Intan Anindita Putri, menjelaskan anggaran yang dibutuhkan cukup besar untuk membangun jembatan tersebut. Â
“Ya nanti akan di bangun, sekarang masih dalam pengajuan karena butuh biaya yang cukup besar,†kata Intan kepada suarabanyuurip.com.
Untuk diketahui, jembatan Semanggi merupakan jembatan utama penghubung dua dusun di kawawasan penambangan sumur minyak tua. Diantaranya, dukuh Ngodo dan dukuh Semanggi.
 Perangkat desa Semanggi Jimin, mengungkapkan jembatan yang memiliki panjang 15 meter dan lebar 4 meter itu dibangun sejaktahun 1980 oleh Perhutani. Pascajembatan terputus masyararakat membuat jembatan darurat dari bambu agar tetap bisa beraktivitas.
Pihaknya mengaku sudah sering mengajukan kepada pemerintah supaya ada perbaikan. Namun ditolak lantaran terbentur persoalan lahan yang berada di kawasan Perhutani.
di Desa Semangi terdapat puluhan titik sumur minyak tua beroperasi. Sumur peninggalan kolonial Belanda itu diusahakan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, PT Blora Patra Energi (BPE). Sekarang ini juga telah dilakukan operasi sumur BNA-P3 oleh Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, di lapangan Banyuasin Desa Semanggi. (ams)