‎Disperinaker Blora Akan Datangi PEM Akamigas Cepu

‎Disperinaker Blora Berencana Datangi PEM Akamigas Cepu

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Blora, Jawa Tengah, berencana mendatangi Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu. Tujuannya untuk untuk menindaklanjuti keluhan pekerja penunjang di lembaga pendidikan milik Kementerian ESDM tersebut.

Keluhan yang dimaksud tentang belum adanya kejelasan kontrak kerja pekerja penunjang di lingkungan PEM Akamigas Cepu. Hingga saat ini nasib mereka masih menggantung karena belum tandatangan kontrak kerja.

Kepala Bidang Hubungan Industri Disperinaker Blora, Subiyanto, menyampaikan bahwa pekan depan dirinya akan mendatangi PEM Akamigas.

“Insyaallah selasa saya akan kesana. Kita ingin tahu persoalan yang sebenarnya, sebelum mengambil keputusan,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (23/2/2019). 

Sebelumnya, Kepala Bagian Umum dan Keuangan PEM Akamigas Cepu, Prasudjyana Gamarlap Seputra, menjelaskan sementara ini para pekerja penunjang melakukan kontrak kerja dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)  PEM Akamigas, karena belum ada pemenang tender.

“Untuk bulan Januari karena belum ada pemenang tender, mereka dikontrak dengan PPK. Kemudian Februari ini juga dikontrak kembali dengan PPK,” tuturnya.

Baca Juga :   BPD Usulkan Dampak Migas Kolibri, Superintendent Drilling : Kita Akan Minimalkan Pencemaran

Keterlambatan pelaksanaan lelang karena ada kerusakan sistem aplikasi lelang elektronik.

Alasan tersebut dibantah Sekreatis Serikat Pekerja Kontrak Stem Cepu (SPSC), Muhamad Abdul Khayi. Dia mencurigai adanya kesengajaan kondisi tersebut. Tahuan 2018 lalu, pada bulan Januari, para pekerja penunjang berkontak dengan PEM Akamiga. Kemudian Februari sampai Desember 2018 berkontrak dengan Vendor.

“Akhir tahun tidak dapat pesangon. Apa tahun ini juga mau diulangi lagi sehingga pesangon hilang,” ucapnya.

Baru-baru ini pihaknya mendapat kabar jika BPJS Kesehatan milik rekannya juga belum bisa diaktifkan.

“Harus menunggu 20 hari lagi bisa aktif,” pungkasnya. (ams) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *