SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus meningkatkan kapasitas dalam menangani pengelolaan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) baik secara administrasi maupun operasional.Â
Ketua BUMDes Gayam, Sucipto, mengatakan, selama ini, pengelolaan air bersih di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, hanya dikelola HIPPAM.Â
“Mulai dari keuangan, operasional di lapangan seperti perawatan, perbaikan pipa, dan lain sebagainya itu ditangani sendiri,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (26/2/2019).Â
Keberadaan BUMDes ini merupakan pengembangan kelembagaan sebagai bentuk komitmen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SPeKTRA selaku mitra operator Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) yang mengembangkan program air bersih di sekitar operasi.Â
“Untuk itu, kami melakukan pelatihan peningkatan pengelolaan HIPPAM terhadap pengembangan Kelembagaan BUMDES pada Senin 25 Februari 2019 kemarin,” tutur pria 35 tahun ini.Â
Pihaknya berharap, dengan pelatihan tersebut, mampu meningkatkan pengelolaan HIPPAM terhadap pengembangan kelembagaan sehingga dapat menunjang kemandirian masyarakat dalam mengelola air bersih melalui kelembagaan serta memberikan pengertian BUMDes.Â
Terpisah, Koordinator Fasilitator Program Air Bersih dari SPeKTRA, Ali Abidin, mengatakan, pelatihan yang digelar selama satu hari di salah satu hotel di Kecamatan Kalitidu itu bertujuan untuk mempersiapkan kelembagaan HIPPAM untuk pengelolaan yang bersinergi dengan BUMDes.Â
“Harapannya, HIPPAM melalui BUMDes dapat berkontribusi terhadap Pemdes secara mandiri,” pungkasnya.(rien)