TMA Meningkat, Bengawan Solo Berpotensi Banjir

Air bengawan Solo naik

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Masyarakat sepanjang bantaran sungai bengawan solo, khususnya di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, untuk mewaspadai peningkatan Tinggi Muka Air (TMA) yang cukup signifikan. Sehingga berpotensi terjadinya banjir.

Operator dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Agung Triyono, mengatakan, ketinggian air Bengawan Solo pada hari ini yang terpantau dari Karangnongko menunjukan kenaikan.

Pukul 03.00 WIB, TMA pada angka 26.48 mdpl, lalu pada pukul 06.00 WIB naik pada level 26.73 mdp. Hingga pukul 15.00 WIB terpantau pada ketinggian 27.40 mdpl.

“Saat ini statua naik normal,” kata dia, Rabu (6/3/2019).

Posisi itu diprediksi akan mengalami kenaikan, mengingat pada hulu Bengawan Solo tengah terjadi hujan lebat. Di Madiun juga terjadi banjir bandang yang mengakibatkan ratusan rumah terendam.

“Untuk di Blora, potensi banjir bengawan solo memang iya, tapi kecil kemungkinan. Karena kondisi bertebing lantaran terjadi abrasi,” ujarnya.

Yang perlu diwaspadai, kata dia, adalah wilayah hilir. Seperti Bojonegoro dan Lamongan Jawa Timur.

Baca Juga :   Remaja di Gayam Bojonegoro Dilaporkan Tenggelam di Embung dan Belum Ditemukan

“Kalaksa BPBD Blora, mengimbau masyarakat bantaran Bengawan Solo wilayah Blora, untuk tetap tenang. Segera laporkan ke pemangku wilayah bila terjadi luapan,” pungkasnya.(Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *