Warga Banyuurip Temukan 13 Mortir Peninggalan Belanda

Temukan Mortir di Banyuurip Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Tuban – Masyarakat di sekitar sumur tua di Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, digemparkan oleh temuan belasan mortir pada Selasa (12/3/2019) malam. 

Dari informasi yang didapat, tim Gegana Polda Jawa Timur langsung turun ke Kabupaten Tuban untuk melakukan pengecekan langsung di lokasi.

“Iya, tim Gegana dikabarkan meluncur lokasi sejak pukul 09.00 Wib pagi tadi,” kata Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Mustijat, saat dikonfirmasi Suarabanyuurip.com, Rabu (13/3/2019).

Tim penjinak bom (jibom) tersebut, diketahui telah mempersiapkan diri di Mapolres Tuban sejak Selasa malam. Namun, belum ada kabar tindak lanjut dari pengecekan tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan, jumlah mortir sekira 13 buah. Kondisinya sudah berkarat, di lokasi juga sudah dipasang garis polisi. Aktif tidaknya mortir tersebut belum diketahui.

Sekretaris Desa Banyuurip, Abdul Haris, menjelaskan, jika Gunung Gong dulunya bekas gudang senjata di era Belanda. Di lokasi juga menjadi medan pertempuran Letda Soecipto dengan penjajah.

“Banyuurip dulu juga menjadi pusat eksploitasi minyak,” pungkasnya.(rien)

Baca Juga :   Kursi KA Kelas Ekonomi Akan Diganti Agar Lebih Nyaman

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *