SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro, Jawa Timur, akan melakukan pengecekan alat pemadam api ringan atau Apar di seluruh pertamini di wilayahnya.
Pengecekan salah satu alat keselamatan ini menyusul terjadinya kebakaran hebat sebuah Pertamini di Desa Pengkol, Kecamatan Tambakrejo, pada Minggu (22/3/2019) lalu. Â
Kebakaran disebabkan percikan api di pompa pemindah jerigen ke drum Pertamini. Saat itu, Kasnur, pemilik Pertamini memindahkan bahan bakar minyak (BBM).Â
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Andik Sujarwo, mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya telah mensosialisasikan pemasangan Apar ini ke sebagian besar pemilik Pertamini di wilayah Bojonegoro.Â
“Hampir sebagian besar Pertamini di Bojonegoro tidak menyediakan Apar,” ungkapnya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (27/3/2019).Â
Meski keberadaan Pertamini tidak ada dasar hukumnya atau ilegal, namun pihaknya tetap mengingatkan pentingnya Apar. Bahkan, telah memberikan stiker bertuliskan nomor telepon selular Dinas Damkar yang bisa dihubungi masyarakat jika terjadi kebakaran.Â
“Kita segera cek lagi keberadaan Apar di seluruh Pertamini,” tandasnya.Â
Sementara itu, salah satu pemilik Pertamini, Karno (35), di Desa Dander, Kecamatan Dander, mengakui belum ada apar seperti yang diinstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran.Â
“Belum ada, ya begini saja yang penting dijauhkan dari api dan hal lain yang memicu kebakaran,” ujarnya singkat.(rien)