SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pekerja Outsourcing di lingkungan Politeknik Energi dan Mineral (PEM Akamigas) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, hanya dikontrak selama satu bulan oleh PT Petrowell Energy sebagai pemenang lelang penyedia jasa tenaga outsourcing dengan nilai Rp3 miliar.
Tenaga keamanan PEM Akamigas, Muhammad Abdul Khayi, menyampaikan, bahwa dirinya baru menerima kontrak kerja dari pihak Vendor PEM Akamigas, PT Petrowell Energi pada tanggal (25/3/2019). Lalu, pada tanggal (27/3/2019), sebagian kontrak tenaga kerja lain juga belum diterima. Seperti bagian Cleaning service dan Laundry.Â
“Kontrak baru dibagi dengan masa kerja satu bulan,†katanya, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (28/3/2019).
Sekretaris Serikat Pekerja Kontrak Stem Cepu (SPSC) ini mengaku, sempat bertanya-tanya kenapa hanya dilakukan kontrak selama satu bulan. Terlebih, surat perjanjian kerja (SPK) juga baru dibagikan menjelang akhir bulan.
Padahal, Vendor PEM Akamigas PT Petrowell Energi telah memanangkan lelang pada akhir Februari 2019 lalu. Untuk menjadi penyedia jasa tenaga outsourcing, dintaranya security, pengemudi, pramubakti (red, didalamnya termasuk tenaga administrasi kantor PEM Akamigas), Cleaning Service dan Catering. Â
Tenaga keamanan yang sudah bekerja di PEM Akamigas selama 11 tahun ini, juga menyampaikan, bahwa Tunjangan Hari Raya (THR) adalah sebesar Rp60.357 dikali tujuh bulan masa kerja. Yang belum diketahui dasar perhitungannya. Padahal, tenaga oustsourcing mulai berkontrak dengan vendor tersebut bulan Maret 2019 meskipun kontrak baru diberikan menjelang akhir bulan.
Selain itu, pihak Vendor juga melakukan assesment terhadap tanaga kemanan. Meskipun selama dua bulan (Januari dan Februari) tenaga outsourcing tersebut berkontrak langsung denga PPK PEM Akamigas.
Terpisah, Direktur Petrowell Energi, Welly Tjokrodiharjo, membenarkan, jika kontrak dengan tenaga keamanan hanya satu bulan.
“Khusus Security saja. Sambil menunggu proses Assesment dari Polres Blora,†ujar Welly melalui pesan WhatsAppnya.
Welly menambahkan, kontrak Outsourcing PEM Akamigas dilakukan selama tujuh bulan. “Mulai 18 Maret sampai 18 September,†jelasnya.(ams)
