SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Keberadaan industri minyak dan gas bumi (Migas) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Bumi Angling Dharma (sebutan lain Bojonegoro). Tidak hanya pendapatan daerah bertambah, namun juga perekonomian masyarakat secara signifikan meningkat.
“Tapi jangan lalu bergantung pada industri migas, karena sumber daya alamnya tidak akan selamanya ada,” kata Kepala Bakorwil Bojonegoro, Abimanyu PI, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (2/4/2019) kemarin.
Ketergantungan pada industri migas salah satunya yang nampak sekarang ini adalah terkait tenaga kerja. Dimana-mana, masyarakat berharap besar bisa bekerja di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limite (EMCL), atau di Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang dioperatori Pertamina EP Cepu (PEPC), maupun di Lapangan Sukowati, Blok Tuban, oleh Pertamina EP Asset 4.
“Padahal, kalau mau menginovasi kemampuan diri sendiri, bisa lebih sukses daripada menjadi pekerja migas,” ujar pria asli Kelurahan Mojokampung ini.
Adanya pelatihan dan sertifikasi migas, itupun tidak harus digunakan untuk di Bojonegoro saja. Karena kebutuhan tenaga kerja yang terbatas tentu tidak semuanya bisa terakomodir. Solusinya, masyarakat Bojonegoro harus mau bekerja di industri migas yang ada di seluruh Indonesia.
“Seperti ExxonMobil itu kan tidak hanya di Bojonegoro saja. Ada juga di daerah lain, hanya saja pemuda sini enggan meninggalkan daerahnya,” tandas proa berkumis lebat.
Banyak cara mengembangkan diri selain menjadi pekerja, yakni berwirausaha mumpung banyak pelatihan yang diberikan perusahaan migas melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)-nya. Bahkan, bisa membuka lapangan pekerjaan.
“Kalau tidak mau kerja di daerah lain, ya ayo, buka lapangan kerja sendiri. Banyak yang bisa dilakukan daripada diam menunggu,” tandasnya.
Pria ramah ini mengaku, sering berkomunikasi dengan EMCL dan PEPC dalam rangka pengembangan ekonomi masyarakat melalui berbagai program CSRnya. Dengan kegiatan tersebut, Bakorwil mengapresiasi karena telah menjalankan kewajiban kepada masyarakat Bojonegoro.(rien)