SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – DPRD Bojonegoro, Jawa Timur, akan meminta data rekanan lokal yang terlibat di proyek migas. Baik di proyek Lapangan Migas Kedung Keris, Blok Cepu maupun di Lapangan Unitisasi Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB).
Proyek migas Kedung Keris dikerjakan PT Maindo Elang Indah, kontraktor ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Sedangkan proyek Jambaran-Tiung Biru dikerjakan PT Rekayasa Industri (Rekind), kontraktor PT Pertamina EP Cepu.
“Kami akan meminta data rekanan lokal yang sudah dilibatkan oleh PT Meindo Elang Indah dan PT Rekayasa Industri,” kata Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (3/4/2019) kemarin.
Permintaan data ini untuk mengetahui sejauh mana rekanan lokal terlibat di proyek migas. Lasuri menilai keterlibatan kontraktor lokal ini penting. Mengingat dua proyek yang sedang berlangsung itu membuka peluang kerja.
“Kita juga mengantisipasi jangan sampai ada yang menjadi makelar proyek seperti yang dilakukan BUMD kita sendiri,” tegas politisi Partai Amanah Nasional (PAN) ini.Â
Oleh karena itu komisi dewan yang membidangi masalah migas ini rekanan lokal harus mendapatkan keuntungan dengan adanya proyek migas yang tidak selamanya berlangsung.
“Kita sudah tanya juga kepada PT Rekind terkait harga yang diberikan melalui lelang, itu semua sudah dilakukan secara aturan,” tegasnya.(rien)