SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diikuti 12.874 siswa. Ujian tersebut akan dilaksanakan Senin hingga Kamis (22-24/4/2019) pekan depan.Â
Sebanyak 145 sekolah siap malaksanakan UNBK. Rinciannya, 56 SMP Negeri, 34 SMP Swasta, 1 MTs Negeri, 54 MTs Swasta. Â
Bupati Blora, Djoko Nugroho, meminta pihak PLN dan Telkom, untuk memastikan kelancaran pelaksanaan UNBK dengan menjamin tidak adanya gangguan pemadaman listrik dan gangguan jaringan internet.
“Tolong PLN ini dijadikan catatan. Selain itu Telkom juga harus maksimal memberikan pelayanan internet, jangan sampai jaringannya rusak bahkan lemot,†tegas Bupati saat santiaji pelaksanaan UNBK di pendapa rumah dinas Bupati, Senin (15/4/2019).
Bupati juga meminta kepada seluruh guru yang akan diberi tugas melakukan pengawasan supaya bisa mengawasi peserta didik secara baik tanpa menakut-nakuti. Pengawasan harus dilakukan secara humanis. Jika ada pelanggaran ditegur dengan santun.Â
“Utamakan untuk berperilaku jujur, karena kejujuran itu yang utama. Jangan hanya karena ingin nilainya bagus lantas menghalalkan segala cara,†pesan Kokok, panggilan akrab Bupati Blora.
Diharapkan hasil yang diraih setelah UNBK nanti merupakan nilai murni sesuai kemampuan anak didik. Hasil tersebut bisa dijadikan bahan untuk melakukan evaluasi tahapan pembelajaran, selain penentuan kelulusan.
Santiaji UNBK dihadiri pengawas, proktor, MKKS SMP/MTs dan kalangan teknisi, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sugiyanto. (ams)Â