SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Laboraturium Kilang Pengolahanan Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi tujuan guru Kimia Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.
Sebanyak 35 orang guru tergabung dalam Musyarawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia SMA/MA Kabupaten Sidoarjo, belajar tentang pengolahan BBM dan gas bumi.
“Selama ini hanya teori yang kami ajarkan. Jadi kami di sini ingin melihat langsung prosesnya, sebagai bahan pembelajaran nanti di sekolah,” kata Pembina MGMP Sidoarjo, Gunawan Senin (15/4/2019).
Selama tiga jam para guru diberikan penjelasan terkait data teknis kilang. Juga beragam teori dasar kimia analitik baik organik dan anorganik. Lalu analisis Gas Chromatografi, Ultra Violet- Visibel, X-Ray, AAS (Absorbent Atomic Spectrometer), ICP-EAS.
“Pada Laboratorium Minyak Bumi kami jelaskan terkait analisis BBM NP atau Bahan Bakar Minyak Non Penerbangan, BBM P atau Bahan Bakar Minyak Penerbangan, dan Pelumas,” kata Suharno, Manager Lab Kimia dan Lindungan Lingkungan.
Usai kunjungan, Teguh Santoso, Perwakilan anggota MGMP Kimia Kabupaten Sidoarjo, menyampaikan rasa terima kasih bisa diterima berkunjung dan berkesempatan belajar di PPSDM Migas Cepu. Sebelumnya, banyak teori yang dipelajari dari buku.
“Pada kesempatan ini, diberikan penjelasan secara langsung tentang pengolahan minyak. Setidaknya kami punya gambaran,” kata dia.
Diharapkan kedepan ada pembangunan kilang lebih di dalam negeri. Supaya minyak bisa diolah di dalam negeri dan tidak pelu impor BBM.
“Selain itu, bisa menyerap tenaga ahli dari dalam dan membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat,” ungkapnya. (ams)
Caption: guru sidoarjo belajar pengolahan BBMÂ