SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pelayanan kurang memuaskan Hotel Cepu Indah Jalan Diponegoro, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mendapat keluhan pelanggan. Diantaranya dari General Manager (GM) Kontrak Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina – PT Banyubang Blora Energi (BBE), Buyung Irfan Sutan.
Irfan, sapaan akrabnya, merasa kecewa dengan pelayanan di Hotel Indag. Karena yang seharusnya dia menginap selama empat hari, baru tiga hari sudah diminta untuk pindah kamar yang dia sewa karena sudah ada yang mau menyewa.
“Kenapa begini pelayanannya. Sudah capek-capek dari lapangan mau istirahat. Tapi sampai kamar belum dibersihin, malah diusir. Katanya kita yang minta pindah. Ini kan aneh,” kata Irfan, kepada Suarabanyuurip.com, dengan nada kecewa, Jumat (26/4/2019).
Irfan justeru bertanya-tanya, kenapa dirinya yang disuruh pindah. Padahal masih banyak kamar yang kosong.
“Mengingat, di Cepu sendiri kan tingkat hunian hotelnya sangat rendah,” ujarnya.
Pihaknya mengaku, sudah cukup lama menjadi pelanggan Hotel Cepu Indah. “Saya bersama rekan menginap di Hotel Cepu Indah 1,” jelasnya.
Dengan peristiwa itu, dia merasa tidak diperlakukan dengan baik sebagai seorang custumer. “Saya sangat dilecehkan oleh pihak hotel,” keluh Irfan.
Padahal, Irfan sudah menjadi pelangggan hotel tersebut cukup lama, yaitu kurang lebih sudah setahun. “Hampir setiap bulan sekali saya menginap di sana. Tapi kenapa pelayanan seperti ini sangat mengecewakan,” ungkap dia.
Karena sudah merasa kecewa, dia tidak mau pindah dan menunggu waktu lama. “Saya langsung cek out,” katanya.
Buruknya pelayanan tersebut sudah dia sampaikan kepada pihak management. Tapi tidak digubris. Dia berharap pihak hotel bisa mendapat pembelajaran.
“Kalau tidak juga sadar, kami akan tuntut materiil maupun immateriil,” tegasnya.
Terpisah, Manager Hotel Cepu Indah, Asih, mengakui adanya keluhan dari penghuni hotel yang dimaksud. Saat booking kamar, kata dia, yang bersangkutan tidak menyebutkan lama berapa lama akan menginap.
Sementara, kamar yang ditempati itu sudah dipesan orang lain jauh hari sebelumnya, dan akan ditempati pada tanggal (26/4/2019).
“Jadi yang booking itu drivernya. Datangnya pagi, belum disebutkan berapa hari,” kata dia melalui sambungan selularnya, Sabtu siang (27/4/2019).
Saat peristiwa itu, menurutnya, yang bersangkutan sudah diminta pindah ke lantai dua. Namun tidak berkenan. Sementara, lantai bawah sudah penuh. Dia mengakui jika GM KSO Pertamina-PT BBE, tersebut adalah pelanggan di Hotel Cepu Indah 1 maupun Hotel Cepu Indah 2.
“Kami juga sudah minta maaf kepada beliu. Kami coba hubungi lewat telfon dan WA tapi tidak tersambung,” ungkap Asih.(ams)