Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru Serap 1.200 Tenaga Kerja

Rekind Jamin Kesejahteraan Pekerja Proyek Gas JTB

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi pemrosesan fasilitas gas (Engineering, Procurement, and Constructions – Gas Proccesing Facilities/EPC-GPF) Jambaran-Tiung Biru, hingga saat ini telah melibatkan 1.200 tenaga kerja.

“Jumlah itu ada skill dan unskill, tapi sebagian masih didominasi operator,” kata Site Manager PT Rekaya Industri (Rekind), Zaenal Arifin, kepada suarabanyuurip.com di sela-sela menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional saat ditemui di Mal Pelayanan Publik Jalan Veteran Bojonegoro, Rabu (1/5/2019) lalu.

Tenaga kerja sekarang ini masih didominasi operator karena yang dilakukan masih berupa pekerjaan sipil. Untuk jenis pekerjaan skill ada tiga tenaga ahli bersertifikasi. Sementara unskill berupa tenaga lepas seperti helper dan lain-lain.

Zaenal menjelaskan, jumlah tenaga kerja proyek EPC-GPF JTB akan meningkat hingga 6.000 orang dalam kurun waktu satu sampai dua tahun kedepan saat puncak konstruksi berlangsung.

Jumlah tenaga kerja akan kembali turun menyesuaikan volume pekerjaan. Sesuai jadwal pembangunan fasilitas dan produksi mulai onstream dua tahun lagi. 

Baca Juga :   Olah Limbah Masker jadi Gasoline, Mahasiswa PEM Akamigas Sabet Medali Emas di Moscow

“Target produksinya tahun 2021,” tandasnya. 

Meningkatnya aktivitas proyek EPC-GF JTB mendapat perhatian serius Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli.  Dia berpesan agar masyarakat tidak melakukan demonstrasi untuk menyampaikan aspirasinya, tapi mengedepankan musyawarah.

“Kami berharap perusahaan migas bisa berkomunikasi dengan warga setempat,” ujarnya.  

Kapolres juga mengingatkan, meski mengutamakan tenaga kerja lokal, namun harus tetap menyesuaikan kapasitas berupa skill dalam melaksanakan proyek strategis  nasional tersebut.

“Agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *