SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, siap membuka pangkalan LPG siaga. Hal ini mengantisipasi adanya kelangkaan stok jelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Meski demikian, menghimbau agar pangkalan dan penjual eceran tetap buka.
“Kami himbau agar pangkalan tetap buka pada lebaran melalui surat,” kata Plt Dinas Perdagangan, Agus Hariana, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (19/5/2019).
Saat ini, Dinas Perdagangan terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan gas LPG 3 Kg pada semua agen dan pangkalan LPG yang ada di Bojonegoro.
“Karena pasti ada peningkatan konsumsi, sehingga pendistribusiannya harus diawasi,” tegasnya.
Biasanya, memasuki h-3 Hari Raya Idul Fitri banyak pangkalan maupun penjual eceran yang tutup. Hal inilah yang membuat masyarakat kesulitan mendapat gas untuk kebutuhan memasak.
“Jika sudah seperti itu, biasanya penjual eceran akan menaikkan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET),†tukasnya.
Dari hasil evaluasi pada tahun 2018 terkait harga elpiji 3 kilogram, HET yang seharusnya senilai Rp 16.500 namun banyak dijual Rp 30.000. Hal ini perlu diantisipasi agar tidak merugikan masyarakat.
Dari data menyebutkan, kebutuhan per bulan LPG 3 Kg di Bojonegoro sebesar 3.000 tabung. Sedangkan pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri meningkat sekira tiga persen. Meski demikian, kebutuhan Ramadan kali ini sudah ditambah stoknya.(rien)