Konsumsi Listrik Area Bojonegoro Naik 30% Selama Ramadhan

Konsumsi Listrik Area Bojonegoro Naik 30% Selama Ramadhan

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Konsumsi listrik PLN Area Pelayan dan Jaringan (APJ) Bojonegoro, Jawa Timur, selama Ramadhan 1140 Hijriah, meningkat hingga 30 persen. 

“Kami sebelumnya, sudah menghitung berapa kebutuhan masyarakat pada bulan puasa dan lebaran nanti,” kata Manager Bagian Jaringan PLN Bojonegoro, Inkareza, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (26/5/2019).

Pihaknya, sekarang ini memastikan lagi bagaimana pengukuran beban listrik untuk menjaga pasokan listrik agar dapat memenuhi kebutuhan umat muslim selama menjalankan ibadah puasa. 

“Kita akan tingkatkan lagi beban listrik karena pemakaian yang meningkat,” ujarnya. 

Sebelumnya, PLN APJ Bojonegoro juga telah melakukan pemeliharan dan juga pemerataan pembebanan untuk memastikan tidak ada gangguan listrik. Mengingat, telah terjadi kebakaran di gardu listrik di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, subuh tadi. 

Menurutnya, beban puncak konsumsi listrik selama ramadhan bergeser pada jam buka puasa sampai sahur. Sedangkan hari biasa antara malam jam 20.00 Wib ke atas beban listrik menurun. 

“Karena memang kebutuhannya saat berbuka puasa sampai sahur dan dilanjutkan seharian untuk aktivitas sehari-hari,” tandasnya. 

Baca Juga :   Tingkatkan Produktivitas, Disnakan Bojonegoro Gelar Kontes Ternak

Untuk diketahui, PLN Area Bojonegoro hingga saat ini baru memiliki satu gardu induk di Desa Pacul sebesar 150 MVA. Jumlah tersebut untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga maupun industri di area kerjanya, yakni wilayah Tuban dan Bojonegoro.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *