SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora -Â Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Blora, Jawa Tengah, terlibat pengamanan mobilisasi alat berat proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Itu dibenarkan oleh, Ipda Panca Daryanto, Kanit Turjawali Satlantas Polres Blora.
Menurutnya, Keterlibatan pengawalan alat berat untuk proyek migas itu dilakukansejak, sejak (1/12/2018) lalu. Pengawalan dilakukan tidak pernah sampai wilayah Bojonegoro, dan hanya sampai perbatasan.
“Estafet sesuai wilayah hukum masing-masing. Selama ini, belum pernah meminta sampai ke Bojonegori,” tandasnya, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (27/5/2019).
Di jelaskan, pengawalan alat berat untuk proyek migas, biasanya dilakukan dari perbatasan Rembang menuju arah Cepu.
“Personil yang mengawal biasanya dua orang, yang juga menggunakan mobil dinas sebagai pelayanan atas permohonan yang bersangkutan,” jelasnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, kalau ada yang meminta pengawalan, pihaknya tetap melayani. Dikawal oleh anggota yang jaga dari mana tujuan kemana sesuai permintaan.
“Selaku pelayanan ya kita layani. Supaya tidak mengganggu arus lalu lintas. Kalau yang nakal, nyelonong begitu saja tidak meminta pengawalan,” ujarnya.Â
Sebelumnya, Pertamina EP Cepu bejanji akan melakukan koordinasi dengan Polres Bojonegoro, Jawa Timur dan Polres Blora, Jawa Tengah, sebelum melakukan mobilisasi alat pemboran sumur gas Jambaran-Tiung Biru.
JTB Site Manager Pertamina EP Cepu, Kunadi menjelaskan, sebelum rig sampai di lokasi proyek Gas JTB, pihaknya akan mengkoordinasikan transportasi alat beratnya baik untuk pemanfaatan jalan maupun jembatan dengan Polres Blora maupun Bojonegoro.
“Termasuk pemanfaatan jembatan nanti, seperti apa. Apakah kuat atau tidak saat dilewati, atau bagaimana,” ujar Kunadi saat buka puasa bersama wartawan beberapa waktu lalu.(ams)