SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah telah menetapkan hari libur nasional Idul Fitri 1440 H pada 5-6 Juni 2019 mendatang. Namun demikian, kegiatan industri hulu minyak dan gas (Migas) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.Â
Lapangan migas beroperasi normal yakni Banyu Urip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam, yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Lapangan minyak Sukowati, Blok Tuban, oleh Pertamina EP Aset 4 Sukowati Field.Â
Vice President Pubic and Government ExxonMobil Indonesia, Erwin Maryoto menyatakan, operasi produksi minyak di Lapangan Banyu Urip tetap berjalan aman, karena jadwal cuti lebaran tenaga kerja telah diatur. Â
“Saat ini, produksi minyak Lapangan Banyuurip mencapai lebih dari 210 ribu barel per hari,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, usai safari ramadhan di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Senin (27/5/2019) malamÂ
Bagi yang cuti, semua karyawan bisa memanfaatkan hari liburnya bersama keluarga. Sementara bagian operator tetap ada yang berjaga menyesuaikan jadwal yang telah ditentukan.Â
“Yang cuti ya cuti, kalau operator tetap ada yang jaga dan mengawasi sesuai jadwal,” tegasnya.Â
Sementara General Manager Pertamina EP Aset 4, Agus Amperiyanto, mengatakan, selama cuti bersama tidak ada istilah libur di Lapangan Migas Sukowati, Blok Tuban. Semuanya telah diatur berdasarkan giliran jaga secara shift, dan juga jadwal stand-by di level management.Â
“Untuk produksi jalan seperti biasa,” sambung Agus dikonfirmasi terpisah.Â
Produksi minyak Lapangan Sukowati hari ini sebesar 10.000 barel per hari, dan diharapkan semakin meningkat dengan kerja keras para pekerja di lapangan.
Untuk diketahui, produksi minyak dari wilayah Bojonegoro sekarang ini telah menyumbang hampir 30 persen kebutuhan nasional.(rien)